Tukang Becak Professional, Menggunakan Laptop, Facebook dan Twitter untuk Cari Pelanggan


Tukang Becak Professional, Menggunakan Laptop, Facebook dan Twitter untuk Cari Pelanggan

Ini mungkin hanya di Yogya. Seorang tukang Becak di Yogyakarta, Pak Hari namanya,dia setiap hari membawa laptop setiap kali pergi ke tempat kerja sebagai pengayuh becak. Bukan itu saja, selain memiliki laptop, ternyata Pak hari ini juga memiliki Account Facebook dan Twitter bahkan acount yang lain. Sehingga wajar jika pelangganya banyak di dominasi oleh turis-turis asing yang memang banyak di Kota Yogyakarta. Biasanya apra turis tersebut memesan becak Pak Hari ini lewat facebook atau twitter untuk pergi keliling Yogya atau keluar dari hotel untuk jalan-jalan atau keperluan lain . Untuk lebih detailnya silahkan baca informasi selangkapnya di bawah ini yang saya kutip dari salah satu koran Lokal di Yogyakarta.

Jangan sepelekan tukang becak di Yogya! Bukan hanya pintar bahasa Inggris dan Belanda, tetapi Blasius Haryadi atau akrab dipanggil Mas Hari, malah menggunakan dunia maya sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan. Langganannya bukan hanya di Yogya, tetap juga mancanegara. Mas Hari (42), biasa mangkal di kampung turis Prawirotaman Kota Yogya. Pria yang sudah puluhan tahun menjalani kehidupan sebagai tukang becak ini, ternyata punya cara tersendiri dibandingkan tukang becak lainnya.

Alumnus SMA De Brito Yogya tahun 88 ini, selain fasih bahasa Inggris juga bahasa Belanda. Di sela-sela menjalani kesibukannya membecak dengan berselancar di dunia maya. Melalui pertemanan jejaring sosial di internet, seperti facebook, twitter, Flixster atau Tagged, ini mendapatkan langganan wisatawan asing. Pria ini berputra 3 orang, istrinya meninggal saat gempa bumi lalu.

Blasius Haryadi menekuni profesi ‘mbecak’ sejak mahasiswa di Universitas Sanata Dharma (USD) Yogya karena keterbatasan biaya. Kuliah nyambi jadi tukang becak.

Kini pria yang tinggal di Cepoko, Bantul tetap setia mangkal di kampung wisatawan Prawirotaman. Musim liburan adalah saat-saat yang ditunggu untuk mendapatkan keuntungan berlebih. Apalagi, berkat bantuan turis asing Amerika yang mengenalkan pada dunia maya serius, ia dapat pesanan via dunia maya. Ia juga mendirikan 2 grup tukang becak di facebook ‘Becak Jogja’ dan ‘Bellongg Independent Tour’.

Mengapa ia menyukai dunia maya? Awalnya hanya sekedar buat email, karena desakan seorang wisatawan manca. Tapi keterusan dan asyik. Akun Facebook nya sudah tercacat sedikitnya 888 teman dari dalam dan luar negeri. Jumat (19/3) kemarin, Mas Hari terima bantuan laptop dari para alumni SMA De Britto. ”Saya makin semangat menekuni dunia maya” katanya bergembira.

”Kalau pas musim liburan, banyak turis langganan yang nelpon atau via facebook. Mereka pakai jasa angkutan becak ini untuk berkeliling Yogya. Mulai dari Malioboro, Prambanan, Prawirotaman maupun Kraton,” jelas Mas Hari, yang berharap dengan banyak teman melalui internet bisa meraup penghasilan berlebih para turis yang berlibur di Yogya. (Agus Suwarto)-e

Buat anda tukang becak yang membaca tulisan ini dan anda ingin mengikuti jejak Pak hari, Pastikan calon pelanggan anda juga sudah banyak yang memiliki facebook yach jangan asal ikut-ikutan ckckck …

buat yang mau liat ke facebooknya mas hari bisa langsung ke sini

Sumber: Harian Kedaulatan Rakyat Yogya

~ by squeelink on 1010/0505/2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: