Pengembang Kembangkan Konsep Baru

•1515/0303/2011 • Leave a Comment

Pengembang Kembangkan Konsep Baru

Tooltip

Ilustrasi

Properti sektor komersial (mal, trade center, perkantoran, dan sejenisnya) masih menjadi primadona pengembang. Khusus mal, dengan tingkat okupasi yang tinggi, bakal makin menggoda pengelola pusat perbelanjaan untuk terus berekspansi membuka lahan baru.

Menurut Herully Suherman, Wakil Kepala Direktur Riset PT Procon, beberapa pengembang raksasa pasti makin jor-joran merangsek pasar sektor komersial, terutama mal. Pasar mal bakal makin tak terbendung karena didukung pertumbuhan tenan yang makin subur.

Tingginya tingkat okupasi mal, menurut Heruly, tak bisa dilepaskan dari kejelian perusahaan properti yang menawarkan konsep berbeda. Mal kini didesain lebih bercorak lifestyle dan entertainment. Mal yang berusia tua dirombak agar lebih modern dan lifestyle.

Lihat saja, Mal Grand Indonesia, Mal FX, Pacific Place, Podomoro City, Senayan City, Pluit Junction, Emporium Pluit, atau Seasons City, yang didesain sebagai sarana kongko-kongko daripada sekadar pusat belanja. “Dengan konsep seperti itu, tingkat okupasi mal di Jabodetabek pada kuartal I-2011 lalu mencapai 84 persen. Pada periode yang sama tahun lalu okupasi mal tercatat 81 persen,” kata Herully, belum lama ini.

Pasokan ritel selama kuartal I-2011 mencapai 3,63 juta meter persegi (m2), tumbuh 4,8 persen dibandingkan dengan periode sama 2010. Tarif sewa juga meningkat. Mal yang berlokasi di kawasan bisnis di Jakarta menaikkan tarif sewa hingga sekitar 10 persen.

Sementara itu, lembaga Cushman & Wakefield Indonesia memantau pada kuartal pertama tahun ini tarif sewa dasar mal 600.300 rupiah per m² per bulan. Tarif ini tumbuh 0,4 persen dibanding kuartal IV-2010. Tarif tersebut berlaku untuk toko-toko specialty yang memiliki letak premium di lantai dasar.

Dengan potensi bisnis yang masih cerah itu, sejumlah pengembang gencar melakukan ekspansi berupa perluasan lahan sewa. Aksi ini antara lain dilakukan pengembang yang sejak lama memfokuskan bisnisnya dalam bidang tersebut, yakni PT Plaza Indonesia Realty Tbk.

Salah satu pusat perbelanjaan (shopping center) garapan perseroan tersebut adalah Plaza Indonesia yang telah berdiri 20 tahun lalu. Plaza Indonesia menjadi acuan belanja retail kelas atas yang setara dengan adibusana, gaya hidup, keanggunan, dan kualitas internasional.

Berdiri di atas lahan seluas 62.747 meter persegi, tingkat okupasi lahan sewa Plaza Indonesia hingga April 2011 naik 10 persen mencapai 96,93 persen atau seluas 42.563 meter persegi (m2) dibanding periode yang sama 2010 lalu yang hanya mencapai 95,83 persen atau seluas 42.325 m2.

Kenaikan secara siginifkan terjadi sejak Plaza Indonesia melakukan perluasan pada 2009 dalam memenuhi semakin tingginya permintaan pelanggan dan penyewa dengan menambahkan ruang sewa seluas 24.672 meter persegi yang meliputi enam lantai.
Mia Egro, Direktur dan Chief Commercial PT Plaza Realty Tbk, mengemukakan angka tersebut tercapai di tengah relokasi lima penyewa dan persiapan pembukaan gerai 34 gerai baru sejak akhir 2010 lalu dengan pemasukan sewa rata-rata tetap stabil pada angka 41,10 dollar AS dibanding 41,27 dollar AS pada tahun sebelumnya

“Kini kami juga tengah menyiapkan 60 gerai baru ditambah tujuh gerai yang direlokasi yang tengah berlangsung saat ini. Hal itu kami lakukan untuk memperluas jaringan pasar. Harga sewa pada tahun ini memang mengalami kenaikan dibanding 2010. Kenaikan tahun ini persisnya berapa belum tahu karena gerainya tengah disiapkan, tiap tahunnya memang mengalami kenaikan,” kata Mia Egro.

Ia menambahkan sejak perluasan Plaza Indonesia dilaksanakan 2009 hingga 2011, telah menghasilkan angka perolehan yang mengesankan dengan membukukan kenaikan drastis pada tingkat sewa rata-ratanya dari 58 persen ke 92,63 persen, dengan tingkat rata-rata pemasukan sewa meningkat dari 24 dollar AS menjadi 27,50 dollar AS.

Dalam kesempatan yang sama Corporate Affairs Director PT Plaza Realty Tbk Arnes Lukman mengemukakan bersamaan dengan perluasan lahan sewa dan persiapan penambahan 60 gerai baru dan 7 yang direlokasi, maka total jumlah tenan hingga saat ini mencapai 429 gerai. Tiga tahun lalu, Plaza Indonesia hanya menampung 250 gerai.

“Pertumbuhan tenan juga dibarengi dengan peningkatan jumlah pengunjung yang sejak awal 2011 ini sampai akhir tahun kami perkirakan meningkat 20 persen,” kata Arnes.

Ia menambahkan sejak perluasan pusat perbelanjaan Plaza Indonesia diberlakukan telah menghadirkan 27 konsep baru ke dalam daftar gerainya, termasuk di antaranya nama-nama terkenal di bidang makanan dan minuman, yakni Zenbu, Bistro Baron, dan Kitchenette. Tak ketinggalan sejumlah nama kuat seperti DKNY Jeans dan Goods Dept by Brightspot mengisi deretan tenan di Plaza Indonesia

Sejumlah merek internasional lainnya yang mengisi ruang sewa sejak awal tahun ini seperti Mondial, Bally, Francesco Biasia, Y-3, John Hardy, Christofle, dan Philippe Charriol, DIY Store Home Fix, demikian juga waralaba makanan dan minuman serta produk kecantikan. Menurut Arnes merek-merek Din Tai Fung, toko produk kecantikan Cle De Peau, dan tak ketinggalan merek lokal yang membuka gerai mereka di pusat perbelanjaan ini seperti Lennor dan (x) s.M.L. Accessories, serta Superdry.

“Kompetisi pusat belanja kelas atas sangat ketat, jadi kami memandang perlu merenovasi dan meremajakan Plaza Indonesia. Fasad dan interior kami utamakan sehingga memiliki daya saing yang tinggi. Kami melakukan ini karena kebutuhan market dan juga mengakomodasi calon tenan yang berminat membuka gerainya di sini,” tambah Arnes.

Sejalan dengan pertumbuhan luas lahan sewa, pendapatan gabungan kotor dari Plaza Indonesia maupun perluasannya per 2010 tercatat pada angka 343 miliar rupiah, meningkat 22 persen dari pendapatan kotor tahun lalu sebesar 282,5 miliar rupiah.

Sebagian besar penyewa mal yang menyerap pasokan ini bergerak di bidang busana dan makanan. “Peningkatan ini disebabkan peretail optimismis ada pertumbuhan bisnis tahun 2011-2012 sehingga mereka membuka gerai baru di mal,” katanya.

Untungkan Tenan

Di tempat berbeda, kenaikan lahan sewa juga terjadi, semisal Mal Senayan City Jakarta, hingga saat ini harga sewa di Senayan City naik sebanyak 5 persen mencapai 800 hingga 1,2 rupiah per meter persegi. Kenaikan harga sewa di mal ini tak kurang dari 5 persen.

Sri Ayu Ningsih, Public Relation dan Tenant Relation Manager Senayan City, mengemukakan harga sewa meningkat sekali dalam lima tahun yang dibarengi dengan usaha dari pihak mal untuk menambah jumlah pengunjung sehingga tenan-tenan dapat meraup untung yang besar.

Menurut Sri, saat ini rata-rata pengunjung Senayan City pada hari biasa mencapai 85 ribu orang dan pada akhir pekan mencapai 100 ribu orang, sementara saat liburan panjang bisa terdongkrak 40 persen dari pengunjung akhir pekan atau sekitar 140 ribu orang.

Teges soraya, Public Relation Grand Indonesia juga mengemukakan tentang naiknya harga sewa di Grand Indonesia Shopping Mall. Kenaikan harga sewa 5% ini telah diberlakukan semenjak awal tahun ini. Teges pun mengungkapkan bahwa rata-rata pengunjung Grand Indonesia Shopping Mall pada hari biasa mencapai 75 ribu orang dan pada akhir pekan mencapai 125ribu orang.

Di tempat lainnya kenaikan harga lahan sewa terjadi seperti Mal Metropolitan yang meningkatkan harga sewa sekitar 5 sampai 10 persen tahun ini, sejalan dengan renovasi mal yang dilakukan secara bertahap oleh Mal Metropolitan untuk menambah jumlah pengunjung. Presiden Direktur PT Metropolitan Land, Nanda Widya mengemukakan saat ini, rata-rata peningkatan omzet Mal Metropolitan sebesar 30 persen tiap tahun.

Meski harga sewa naik, menurut Nanda, tingkat okupasi di Mal Metropolitan telah mencapai 100 persen tahun ini, dengan tingkat rata-rata pengunjung mencapai sekitar 30 sampai 40 ribu orang pada hari biasa dan 50 hingga 60 ribu orang pada akhir pekan. Pada saat libur panjang, seperti lebaran, pengunjung Mal Metropolitan bisa melonjak jadi 80 hingga 100 ribu orang. had/E-6

Wow! Manusia yang Terbang Pertama dengan Kekuatannya Sendiri!

•1010/0303/2011 • Leave a Comment

Todd Reichert, seorang mahasiswa kandidat PhD di Universitas Toronto Studi Angkasa Luar (UTIAS), berhasil terbang dengan mengepakkan sayapnya di udara udara selama 19,3 detik, yang mencapai jarak 145 meter pada kecepatan rata-rata 25,6 kilometer per jam. Dia menerbangkan Snowbird dengan mengayuh dengan kakinya. Katrol dan tali yang melekat pada sayap ditarik ke bawah ketika ia mengayuh ke depan.

Hal ini merupakan pertama kalinya manusia terbang dengan menggunakan tenaganya sendiri, sejak gambaran tentang terbang dengan bebas sesuai keinginan yang di lakukan oleh Leonardo Da Vinci pada tahun 1848, hingga sekarang baru pertama Kali Hal tersebut dapat terwujud.

Stop comparing, Start flowing!

•2828/0909/2010 • Leave a Comment

Stop Comparing, Start Flowing !

Gede Prama memulai talkshow dengan bercerita tentang tokoh asal Timur Tengah, Nasruddin.
Suatu hari, Nasruddin mencari sesuatu di halaman rumahnya yang penuh dengan pasir. Ternyata dia mencari jarum. Tetangganya yang merasa kasihan, ikut membantunya mencari jarum tersebut. Tetapi selama sejam mereka mencari, jarum itu tak ketemu juga.

Tetangganya bertanya, “Jarumnya jatuh dimana?”
“Jarumnya jatuh di dalam,” jawab Nasruddin.
“Kalau jarum bisa jatuh di dalam, kenapa mencarinya di luar?” tanya tetangganya. Dengan ekspresi tanpa dosa, Nasruddin menjawab, “Karena di dalam gelap, di luar terang.”

Begitulah, kata Gede Prama, perjalanan kita mencari kebahagiaan dan keindahan. Sering kali kita mencarinya di luar dan tidak mendapat apa-apa. Sedangkan daerah tergelap dalam mencari kebahagiaan dan keindahan, sebenarnya adalah daerah-daerah di dalam diri. Justru letak ‘sumur’ kebahagiaan yang tak pernah kering, berada di dalam. Tak perlu juga mencarinya jauh-jauh, karena ‘sumur’ itu berada di dalam semua orang.

Sayangnya karena faktor peradaban, keserakahan dan faktor lainnya, banyak orang mencari sumur itu di luar. Ada orang yang mencari bentuk kebahagiaannya dalam kehalusan kulit, jabatan, baju mahal, mobil bagus atau rumah indah. Tetapi kenyataannya, setiap pencarian di luar tersebut akan berujung pada bukan apa-apa. Karena semua itu, tidak akan berlangsung lama. Kulit, misalnya, akan keriput karena termakan usia, mobil mewah akan berganti dengan model terbaru, jabatan juga akan hilang karena pensiun.

“Setiap perjalanan mencari kebahagiaan dan keindahan di luar, akan selalu berujung pada bukan apa-apa, leads you nowhere. Setiap kekecewaan hidup yang jauh dari keindahan dan kebahagiaan, berangkat dari mencarinya di luar,” tegas Gede Prama. Untuk mencapai tingkatan kehidupan yang penuh keindahan dan kebahagiaan, seseorang harus melalui 5(lima) buah ‘pintu’ yang menuju ke tempat tersebut.

Pintu pertama adalah stop comparing, start flowing.
“Stop membandingkan dengan yang lain. Seorang ayah atau ibu belajar untuk tidak membandingkan anak dengan yang lain. Karena setiap pembandingan akan membuat anak-anak mencari kebahagiaan di luar,” ujar Gede Prama.

Setiap penderitaan hidup manusia, setiap bentuk ketidakindahan, menurut Gede Prama, dimulai dari membandingkan. Gede Prama mencontohkan orang kaya berkulit hitam yang tidak dapat menerima
kenyataan bahwa dia berkulit hitam. Orang itu sering kali membandingkan dirinya dengan orang kulit putih.

“Uangnya banyak, mampu mengongkosi hobinya untuk operasi plastik. Sehingga orang yang hidup dari satu perbandingan ke perbandingan lain, maka hidupnya kurang lebih sama dengan seorang orang kaya itu. Leads you nowhere,” kata Gede Prama dengan logatnya yang khas.

Karena itu, Gede Prama mengajak peserta ke sebuah titik, mengalir (flowing) menuju ke kehidupan yang paling indah di dunia, yaitu menjadi diri sendiri. Apa yang disebut flowing ini sesungguhnya
sederhana saja.

Kita akan menemukan yang terbaik dari diri kita, ketika kita mulai belajar menerimanya. Sehingga kepercayaan diri juga dapat muncul. Kepercayaan diri ini berkaitan dengan keyakinan-keyakinan yang kita bangun dari dalam. “Tidak ada kehidupan yang paling indah dengan menjadi diri sendiri. Itulah keindahan yang sebenar-benarnya!” kata Gede Prama.

Pintu kedua menuju keindahan dan kebahagiaan adalah Memberi.
Sebab utama kita berada di bumi ini, kata Gede Prama, adalah untuk memberi. “Kalau masih ragu dengan kegiatan memberi, artinya kita harus memberi lebih banyak,” ujar Gede Prama.

“Saya melihat ada 3 tangga emas kehidupan; I intend good, I do good and I am good. Saya berniat baik, saya melakukan hal yang baik, kemudian saya menjadi orang baik. Yang baik-baik itu bisa kita
lakukan, bila kita konsentrasi pada hal memberi,” lanjut Gede Prama lagi. Memberi tidak harus selalu dalam bentuk materi. Pemberian dapat berbentuk senyum, pelukan, perhatian. Dan setiap manusia yang sudah rajin memberi, dia akan memasuki wilayah beauty and happiness.

“Saya sering bertemu dengan orang-orang kaya. Ada yang suka memberi, ada yang pelit. Saya melihat orang yang tidak suka memberi muka orang itu keringnya minta ampun. Orang yang mukanya kering ini bertanya pada saya, apa rahasia kehidupan yang paling penting yang bisa saya bagi ke saya. Saya bilang sleep well, eat well,” ungkap Gede Prama sambil tersenyum. Artinya memang, untuk ongkos untuk menjadi bahagia tidak mahal. Hanya saja orang sering kali memperumit hal yang sudah rumit. Kalau kita sederhanakan, sleep well, eat well akan jadi mudah jika diikuti dengan kegiatan memberi.

Pintu ketiga untuk menuju keindahan dan kebahagiaan adalah berawal dari semakin gelap hidup Anda, semakin terang cahaya Anda di dalam.

Perhatikanlah bintang di malam hari tampak bercahaya, jika langitnya gelap. Sedangkan, lilin di sebuah ruangan akan bercahaya bagus, jika ruangannya gelap. Artinya, semakin Anda berhadapan dengan masalah dan cobaan dalam hidup, semakin bercahaya Anda dari dalam.

“Jika Anda punya suami yang keras dan marah-marah, jangan lupa bersyukurlah. Karena suami yang keras dan marah-marah, membuat sinar dari dalam diri Anda bercahaya. Anda punya istri cerewetnya minta ampun. Bersyukurlah, karena orang cerewet adalah guru kehidupan terbaik. Paling tidak dari orang cerewet kita belajar tentang kesabaran. Jika Anda punya atasan diktatornya minta ampun. Bersyukurlah, karena Anda dapat belajar tentang kebijaksanaan,” ujar Gede Prama membesarkan hati.

Orang yang pada akhirnya menemukan keindahan dan kebahagiaan, menurut Gede Prama, biasanya telah lulus dari universitas kesulitan. Semakin banyak kesulitan hidup yang kita hadapi, semakin diri kita bercahaya dari dalam. Mengutip perkataan Jamaluddin Rumi, semuanya dikirim sebagai pembimbing kehidupan dari sebuah tempat yang tidak terbayangkan.

“Tidak hanya orang cantik saja yang berguna, orang jelek juga berguna. Gunanya adalah karena orang jelek, orang cantik terlihat jadi tambah cantik,” kata Gede Prama disambut tawa peserta. “Jadi
semuanya ada gunanya, untuk menghidupkan cahaya-cahaya beauty and happiness,” tegasnya.

Pintu keempat adalah surga bukanlah sebuah tempat, melainkan adalah rangkaian sikap.
“Bila Anda melihat hidup penuh dengan kesusahan dan godaan, maka neraka tidak ketemu setelah mati. Neraka sudah ketemu sekarang,” ujar Gede Prama. Sedangkan Anda akan bertemu surga, jika hasil dari rangkaian sikap Anda benar. Sikap ini dimulai dari berhenti mengkhawatirkan segala sesuatunya, dan coba yakinkan diri bahwa everything will be allright. Setiap kali kita melalukan ritual peribadatan, tetapi setiap kali pula kita merasa takut. Padahal ketakutan adalah sebentuk ketidakyakinan terhadap kebenaran.

“Kalau Anda melalukan ritual peribadatan tapi masih takut, mending jangan melalukan ritual peribadatan, karena toh Anda tidak yakin terhadap kebenaran,” kata Gede Prama. “Segala sesuatunya menjadi
baik-baik saja jika Anda mencintai yang kecil,” sambung Gede Prama.

Pintu kelima menuju keindahan dan kebahagiaan yakni tahu diri kita dan kita tahu kehidupan.
Manusia-manusia yang tidak tahu diri adalah manusia yang tidak pernah ketemu keindahan dan kebahagiaan dalam hidupnya. “Sumur kehidupan yang tidak pernah kering berada di dalam. Sumur ini hanya kita temukan dan kita timba airnya kalau kita bisa mengetahui diri kita sendiri,” kata Gede Prama. Seandainya diri sendiri telah ditemukan, maka artinya kita kemudian mengetahui kehidupan.

Gde Prama

Renungan Berharga untuk Kaum Laki2 yang tidak menghargai Wanita

•1212/0707/2010 • 4 Comments

Renungan Berharga untuk Kaum Laki2 yang tidak menghargai Wanita

Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istri saya sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah?

Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil.

Begitulah yang kurasakan, karena selama ini saya merasa bahwa saya telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anak saya, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anak saya.

Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anak saya masih tertidur. Ohhh… aku harus menyediakan makan untuknya.

Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan.
Setelah memberitahu anak saya yang masih mengantuk, kemudian aku bergegas berangkat ke tempat kerja. Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras.

Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku, saya langsung masuk ke kamar tidur, dan melewatkan makan malam.

Namun, ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba saya merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat!

Aku membuka selimut dan….. di sanalah sumber ‘masalah’nya … sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!

Oh…Tuhan! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian, dan langsung menghujani anak saya yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan!

Dia hanya menangis sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat: “Dad, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan.

Aku ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie.

Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya .. Karena aku takut mie’nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainan saya … Saya minta maaf Dad”.

Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku … tetapi, saya tidak ingin anak saya melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangis saya.

Setelah beberapa lama, aku hampiri anak saya, memeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya untuk tidur. Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur.

Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati kamar anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto mommy yang dikasihinya.

Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, saya mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya.

Tanpa terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.

Namun… belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar menyesal….

Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor, aku berharap dia bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada di rumah, aku pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira.

Aku marah, membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja lalu mengatakan, “Aku minta maaf, Dad”.

Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara “pertunjukan bakat” yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan ketidak-hadirannya karena ia tidak punya ibu……

Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke rumah memberitahu saya, bahwa di sekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis.

Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk berlatih menulis, yang saya yakin, jika istri saya masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga!

Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Saat ini musim dingin, dan hari Natal telah tiba. Semangat Natal ada di mana-mana juga di hati setiap orang yg lalu lalang… Lagu-lagu Natal terdengar di seluruh pelosok jalan …. tapi astaga, anakku membuat masalah lagi.

Ketika aku sedang menyelasaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus.

Mereka menelpon saya dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anak saya telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun saya sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anak saya lagi, tetapi saya tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena saya merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan.

Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf : “Maaf, Dad”. Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.

Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah saya mendorong anak saya ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini? Apa yang ada dikepalanya?

Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : “Surat-surat itu untuk mommy…..”.

Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. …. tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya: “Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat pada waktu yg sama?”

Jawaban anakku itu : “Aku telah menulis surat buat mommy untuk waktu yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku sdh bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus”.

Setelah mendengar penjelasannya ini, aku kehilangan kata-kata, aku bingung, tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku katakan ….

Aku bilang pada anakku, “Nak, mommy sudah berada di surga, jadi untuk selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk mommy, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy”. Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak.

Saya berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapi…. saya jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu. Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur……

‘Mommy sayang’,

Saya sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara ‘Pertunjukan Bakat’ di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut.. Tapi kamu tidak ada, jadi saya tidak ingin menghadirinya juga. Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi.

Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencari saya, setelah menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya.

Mommy, setiap hari saya melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya.

Saya pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kita berdua, saya rasa. Tapi mom, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah mommy muncul dalam mimpiku sehingga saya dapat melihat wajahmu dan ingat padamu?

Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu. Tapi mommy, mengapa engkau tak pernah muncul?

Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena saya tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istri saya ….

Untuk para suami, yang telah dianugerahi seorang istri yang baik, yang penuh kasih terhadap anak-anakmu, selalu berterima-kasihlah setiap hari kepadanya.

Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu.

Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yg bisa menggantikan posisinya.

Foto terbaru skandal Ariel per 1 July 2010!

•0101/0707/2010 • 3 Comments

Foto terbaru skandal Ariel per 1 July 2010!

ternyata skandal ariel masih belum selesai.. berikut ini adalah foto yg didapatkan oleh tim squeelink beberapa saat lalu

Sungguh Terlalu…

sumber: facebook

AKHIRNYA, FOTO AURA KASIH TOPLESS ML SAMA ARIEL!!!!!!!!!!!

•1111/0606/2010 • 6 Comments

AKHIRNYA, FOTO AURA KASIH TOPLESS ML SAMA ARIEL!!!!!!!!!!!

Ketawa dulu donkk =)

sumber: http://www.kaskus.us

Heboh Video Mesum Cut Tari dengan Ariel!!

•0808/0606/2010 • Leave a Comment

Heboh Video Mesum Cut Tari dengan Ariel!!

Video Panas oleh artis yang diduga luna maya dan ariel peterpan ternyata belum berhenti sampai situ saja, setelah heboh dengan video panas pelaku mirip artis Luna Maya dan Ariel Peterpan, sebuah videopanas dengan pelakumirip Ariel kembali beredar di YouTube. Kali ini pasangannya mirip artis Cut Tari.

Google mencatat ada 19 ribu halaman yang bisa ditemukan bila kita memasukkan kata kunci “video Ariel-Cut Tari“.

Video tersebut berdurasi lebih panjang, yaitu sekitar 8 menit dan lebih bersih dibandingkan video yang heboh sebelumnya. Tidak seperti video sebelumnya yang diduga diambil dengan ponsel oleh tangan pelaku, video kali ini nampaknya menggunakan kamera yang lebih canggih dan profesional.

Dengan sedikit keahlian bisa diketahui bahwa meta data video berukuran 50,9 MB itu diambil pada 18 November 2006 pukul 18.18 WIB. Tampak dalam video terlihat seorang perempuan mirip Cut Tari mengenakan baju terusan berwarna biru dengan dalaman tank top hitam.

Perempuan itu terlihat mengenakan cincin di jari manis tangan kirinya. Di di tangan kanannya juga melingkar cincin. Sedangkan sang pria sudah tanpa busana dan mengenakan jam.

Sejauh ini Ariel dan Cut Tari yang dikait-kaitan dengan video mirip keduanya itu belum bisa dimintai konfirmasi.